Aplikasi Smart Health Dikembangkan Tim Peneliti Umaha Sidoarjo

55

Zonaterkini.com — Tim peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Ma’arif Hasyim Latif Sidoarjo (UMAHA) melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Dengan mengembangkan Aplikasi Smart Health for Mini Hospital Al Fath di Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Aplikasi Smart Health ini memiliki 3 fitur unggulan, yaitu masyarakat bisa melakukan registrasi online melalui aplikasi. Seperti halodoc dapat melakukan telekonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Smart Health, dan fitur permintaan kunjungan dokter langsung ke rumah melalui Smart Health.

Tim diketuai oleh Drs. Moch. Hatta, MT, dengan 3 anggota, yaitu Khairil Anam, S.Kom.,M.Kom, dan dibantu 2 anggota mahasiswa yaitu Ayatulloh Nur Isnaini Arba’i dan Akbar Riskiyanto.

Ide ini bermula saat tim peneliti melakukan diskusi dan survey lapangan di Poliklinik Kecamatan Sukodono. Mitra Poliklinik Al Fath Sukodono tersebut berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masyarakat luas. Poliklinik berusaha mengembangkan pelayanan prima melalui perencanaan rancangan baru dan melakukan modifikasi dari sistem informasi yang sesuai dengan perubahan lingkungan sekitar.

Poliklinik Al Fath Sukodono sendiri ingin menerapkan pendaftaran online dan konsultasi online. Dengan harapan dapat mempercepat pelayanan, meningkatkan kepuasan pasien dan standar mutu pendaftaran rawat jalan.

Dari permasalahan mitra, tim PKM memberikan solusi untuk permasalahan yang dihadapi mitra. Di Poliklinik Al Fath Sukodono menerapkan strategi digital Smart Health dengan tujuan untuk terbukanya akses masyarakat Sukodono dalam memperoleh informasi kesehatan melalui perangkat Smartphone. Tim PKM akan membuat sebuah aplikasi Smart Health yang dapat meningkatkan fasilitas pelayanan masyarakat di Poliklinik Al Fath Sukodono. Smart Health yang akan dibangun tim PKM memiliki 3 fitur unggulan, yaitu masyarakat bisa melakukan pendaftaran online langsung melalui smartphone. Halodoc telekonsultasi dengan dokter melalui smartphone, dan fitur permintaan kunjungan dokter langsung ke rumah by aplikasi Smart Health.

BACA JUGA :  Wapres: Junjung Sikap Toleransi, Mahfud MD Ajak Bangun Kerukunan

Oleh karena itu, Khairil Anam, S.Kom.,M.Kom sebagai tum PKM berharap, adanya aplikasi ini dapat memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan secara digital melalui aplikasi Smart Health, kapan pun dan di manapun.

Semua tim berharap ke depannya aplikasi ini bisa terus berkembang dengan layanan-layanan kesehatan yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas,” Ujarnya, Minggu (26/2).

Ia menambahkan, aplikasi ini juga diharapkan bisa diadopsi ke cakupan yang lebih luas. Tak hanya untuk masyarakat Sukodono dan Sidoarjo saja, akan tetapi dapat mencakup fungsi layanan yang lebih luas.

“Saya berharap, aplikasi ini bisa berkembang lebih jauh. Untuk itu, perkembangan aplikasi ini membutuhkan peran serta banyak pihak, termasuk dukungan masyarakat sebagai pengguna,” Imbuhnya.

Lebih lanjut, Khairil Anam, S.Kom.,M.Kom menjelaskan bahwa aplikasi yang bisa diakses melalui smartphon ini dapat memberikan layanan informasi, konsultasi, dan pendampingan kesehatan kepada masyarakat. Aplikasi ini akan terintegrasi dengan Poliklinik Al Fath Sukodono yang akan memberikan tindak lanjut layanan kesehatan pada masyarakat Sukodono.

Ia mengungkap ke depannya fitur dalam aplikasi ini akan terus dikembangkan seiring kebutuhan yang ditemukan.

Selain itu, Rektor UMAHA Sidoarjo, Dr. H. Achmad Fathoni Rodli, M.Pd, menyebutkan bahwa keterlibatan tim PKM Universitas Ma’arif Hasyim Latif Sidoarjo ini menjadi bukti peran penting institusi pendidikan untuk terjun langsung ke masyarakat. Ini merupakan bentuk integrasi antara kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. (An)